PAIKEM Solusi Mengajar Modern

Sahabat Guru Indoensia, saya ingin bertanya satu hal yaitu “ Apakah Tujuan pendidikan ? Apakah tujuan sekolah itu hanya untuk melatih siswa agar lulus ujian dan memperoleh nilai yang baik, atau apakah ? , Baiklah seperti yang kita ketahui bersama pernyataan yang diutarakan oleh JeanPiaget tentang pendidikan, beliau mengatakan pendidikan itu adalah “ Melatih para pelajar berfikir sendiri dan tidak menerima begitu saja gagasan pertama yang mereka terima ?”. Bagaimana, kita sepakat terhadap jawaban Jean Piaget itu ? Ok, baiklah kita akan lanjut bahasan berikutnya.

 

Sahabat guru Indonesia, kita mulai tulisan ini dengan pengertian PAIKEM. PAIKEM adalah singkatan dari pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektiv dan menyenangkan. Pengertian aktif disini adalah bahwasannya guru menciptakan suasana yang cukup menarik sedemikian rupa sehingga para siswa termotivasi untuk bertanya, mempertanyakan dan mengemukakan pendapat atau ide cemerlang mereka. Learnig is fun adalah kunci dalam pembelajaran inovatif. Jika dalam proses belajar mengajar yang aktif dan menyenangkan ini akan membuang  jauh fikiran fasiv para siswa dan akan berbalik menjadi lebih aktif mengubur dalam-dalam rasa bosan, menakutkan, tidak bergairah, kegagalan atau istilah lain yang menyeramkan bagi para siswa dalam proses KBM.

Para ahli pendidikan dengan kerja kerasnya terus menerus mencari dan membuktikan jalan keluar dari permasalahan yang menimpa sekian lama idiologi pengajar dalam mengajarkan ilmunya bagi siswa yang diajarnya. Keterlambatan proses berfikir bagi team pendidik dalam mengembangkan bakatnya mendidik yang membuat anak-didiknya merasa nyaman dan dapat menikmati pelajaran yang diajarkan kepadanya tanpa harus terpaksa. Permasalahan dalam mendidik hanyalah terletak pada sebuat niat dan tujuan mendidik itu sendiri ibarat membangun sebuah bangunan dengan cara-cara yang salah dalam mencampur adukan semen dan pasir atau dalam mendirikannya tidak menggunakan kesabaran dan tehknik yang terbaik maka hasil bangunanpun akan tidak maksimal, kemudian arsitek yang cerdas dan inspiratif akan mecoba perlahan-lahan dari pengalaman yang sebelumnya untuk mendirikan dan membentuk sebau bangunan yang indah dan kokoh sesuai standard bangunan itu, begitu pulalah adanya dalam mendidik siswa yang memiliki kecerdasan yang berbeda dan memiliki gaya belajar yang berbeda, peranan sang guru atau pendidik harus maksimal pula dalam menyalurkan ilmunya.

Dengan inovasi dari metode-metode belajar dan mengajar yang efektif secara sadar  akan membuat proses pembelajaran akan terlihat lebih bersahabat dan menyenangkan bagi siswa. Apalagi saat sekerang ini pemerintah telah mewajibkan bagi para guru untuk menerapkan PAIKEM ( Pembelajaran Aktif Inovatif Efektiv dan Menyenangkan) dalam menghadapi peserta didiknya. Dan secara garis besar metode PAIKEM ini berfungsi untuk segala jenis penyampaian suatu ilmu dengan model-medel  belajar yang berbeda pula tentunya misalnya, dalam menyampaikan materi dakwah, dalam seminar-seminar yang bersifat informal, dan lain sebagainya. Dengan PAIKEM membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan sebab selain gurunya aktif murid pun terinspirasi untuk lebih aktif dalam belajar, dengan senyum yang indah, perhatian yang cukup, kasih sayang terhadap peserta didik membuat peserta didik menjadi lebih nyaman, tak hanya itu saja kedaan pembelajaran pun lebih menyenangkan dengan media pembelajaran yang bervariasi seperti media pembelajaran yang ada disekolah, siswa juga dapat menikmati model belajar secara langsung ditemukan dengan alam sekitarnya, dan meksepresikan segala kemampuan siswa dengan dukungan, penjelasan yang dapat diterima oleh akal nya dan penghargaan dari gurunya dan dari teman-teman sekelas yang telah terdidik saling menghargai satu sama lain.

Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif dan Menyenangkan ini harapan dari seluruh siswa yang ada didunia pendidikan, dengan adanya metode seperti ini terbukti telah mampu membuka cakrawala berfikir dan berbuat suatu kreatifitas dengan baik. Dengan metode PAIKEM yang diterapakan dalam proses belajar mengajar, telah membuahkan hasil yang fositif bagi guru dan bagi siswa, bagi guru seperti : selain lebih rileks, riang gembira, menambah ilmu pengetahuan lebih luas juga dapat membuat hati tenang dan awet muda sebab keseharian guru itu hanya bergelut dengan keceriaan, kasih sayang, sopan santun, dan penemuan-penemuan terbaru dari alam ilmu pengetahuan. Sedangkan bagi murid merasa lebih nyaman, bersahabat, lebih mudah untuk mereka menyalurkan bakat, lebih mudah untuk menyerap pelajaran sebab dari suasana yang mengasyikkan ini ternyata siswa lebih mendapat perhatian dari sang guru yang mendidik mereka. Dan pastinya metode PAIKEM dengan gaya belajar dan model belajar yang beragam membuat belajar semakin menyenangkan. Untuk lebih membuktikan dari apa yang dipaparkan diatas maka bagi pembaca diwajibkan mencoba sendiri. Baiklah untuk lebih memahami tentang metode ini penulis akan menguraikan poin-poin penting tentang pembelajaran ini yang dilandasi strategi  dengan berprinsip pada :

1. Berpusat pada peserta didik

2. Mengembangkan kreativitas peserta didik

3. Suasana yang menarik, menyenangkan, dan bermakna

4. Prinsip pembelajaran aktif, Inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM)

5. Mengembangkan beragam kemampuan yang bermuatan nilai dan makna

6. Belajar melalui berbuat, peserta didik aktif berbuat

7. Menekankan pada penggalian, penemuan, dan penciptaan

8. Pembelajaran dalam situasi nyata dan konteks sebenarnya

9. Menggunakan pembelajaran tuntas di sekolah

 

Dari apa yang telah penulis paparkan diatas untuk lebih memuaskan uraian metode pembelajaran yang mengasyikkan ini, maka perlu kita ketahui tentang penerapan metode PAIKEM ini secara garis besar dalam proses KBM  dan dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar melalui berbuat.

2. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara dalam membangkitkan semangat, termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa.

3. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan ‘pojok baca’ atau disebut juga ceruk Ilmu

4. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok.

5. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkam siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya.

Di bawah ini akan diuraikan pula dengan singkat proses KBM, dengan menggunakan metode PAIKEM, untuk dilihat dari kemampuan guru dalam menciptakan keadaan tersebut dan agar para pembaca dapat lebih mudah memahami  tentang penggunaan metode ini sebagai alat untuk kelancaran KBM.

Kemampuan Guru Kegiatan Belajar Mengajar
Guru merancang dan mengelola KBM yang mendorong siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran Guru melaksanakan KBM dalam kegiatan yang beragam, misalnya:

· Percobaan

· Diskusi kelompok

· Memecahkan masalah

· Mencari informasi

· Menulis laporan/cerita/puisi

· Berkunjung keluar kelas

Guru menggunakan alat bantu dan sumber yang beragam. Sesuai mata pelajaran, guru menggunakan, misalnya:

· Alat yang tersedia atau yang dibuat sendiri

· Gambar

· Studi kasus

· Nara sumber

Lingkungan

Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan Siswa:

· Melakukan percobaan, pengamatan, atau wawancara

· Mengumpulkan data/jawaban dan mengolahnya sendiri

· Menarik kesimpulan

· Memecahkan masalah, mencari rumus sendiri.

· Menulis laporan hasil karya lain dengan kata-kata sendiri.

Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan gagasannya sendiri secara lisan atau tulisan Melalui:

· Diskusi

· Lebih banyak pertanyaan terbuka

· Hasil karya yang merupakan anak sendiri

Guru menyesuaikan bahan dan kegiatan belajar dengan kemampuan siswa · Siswa dikelompokkan sesuai dengan kemampuan (untuk kegiatan tertentu)

· Bahan pelajaran disesuaikan dengan kemampuan kelompok tersebut.

· Siswa diberi tugas perbaikan atau pengayaan.

Guru mengaitkan KBM dengan pengalaman siswa sehari-hari. · Siswa menceritakan atau memanfaatkan pengalamannya sendiri.

· Siswa menerapkan hal yang dipelajari dalam kegiatan sehari-hari

Menilai KBM dan kemajuan belajar siswa secara terus-menerus · Guru memantau kerja siswa.

· Guru memberikan umpan balik.

 

Sahabat guru Indonesia, semoga tulisan singkat ini dapat memberi manfaat bagi kita para pendidik yang merasa memilki tanggung jawab, sebagai pengukir masa depan bagsa yang terdidik, berkahlaq mulia dan berkarakter ilmuan. Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/02/paikem-solusi-mengajar-modern/